Artikel Kesehatan

Tes Hepatitis: Pentingnya Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati

Nida Nafilah (Promosi Kesehatan)

2026-05-19

27

Tes Hepatitis: Pentingnya Deteksi Dini untuk Menjaga Kesehatan Hati

Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati dan sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Kondisi ini membuat banyak orang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi hingga penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Hari Hepatitis Sedunia diperingati setiap tanggal 28 Juli sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan, deteksi dini, dan penanganan hepatitis. Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengingatkan bahwa hepatitis masih menjadi masalah kesehatan yang cukup besar di dunia.

Dalam kehidupan sehari-hari, kurangnya kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu alasan utama mengapa banyak kasus hepatitis terlambat terdeteksi. Padahal, tes hepatitis dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan hati sejak dini sebelum muncul komplikasi yang lebih berat.

Peran Tes Hepatitis dalam Deteksi Penyakit

Tes hepatitis memiliki peran penting dalam mengetahui apakah seseorang terinfeksi virus hepatitis atau tidak. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan melalui tes darah untuk mendeteksi adanya virus, antigen, maupun antibodi dalam tubuh.

Melalui tes ini, kondisi kesehatan hati dapat diketahui lebih awal meskipun belum muncul gejala. Hal ini memungkinkan penanganan dilakukan lebih cepat sehingga dapat mencegah perkembangan penyakit menjadi lebih berat.

Selain melakukan pemeriksaan rutin, pencegahan hepatitis juga penting dilakukan melalui penerapan higiene dan sanitasi makanan yang baik. Baca juga artikel Cegah Hepatitis A dengan Menerapkan Higiene dan Sanitasi Makanan untuk memahami langkah pencegahan hepatitis dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, tes hepatitis juga membantu tenaga kesehatan dalam menentukan jenis hepatitis serta langkah penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.<...

Jangan Tunggu Komplikasi: Ini Ciri-Ciri Darah Tinggi yang Sering Diabaikan

dr. Muhammad Hafiz Aini, Sp.PD dan Dalfin Adriel Gunawan

2026-05-19

41

Jangan Tunggu Komplikasi: Ini Ciri-Ciri Darah Tinggi yang Sering Diabaikan

Banyak orang baru menyadari dirinya mengalami hipertensi setelah muncul komplikasi serius seperti stroke, serangan jantung, atau gagal ginjal. Padahal, tekanan darah tinggi sering kali sudah memberikan tanda-tanda ringan yang kerap dianggap sepele, seperti sakit kepala, mudah lelah, atau pandangan kabur.

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan paling umum di masyarakat Indonesia. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,11% pada penduduk usia 18 tahun ke atas. Angka ini terus meningkat seiring perubahan gaya hidup modern, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tinggi garam dan lemak, serta tingginya tingkat stres.

Karena sering tidak menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal, hipertensi dikenal sebagai silent killer. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali ciri-ciri darah tinggi yang sering diabaikan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum terjadi komplikasi berbahaya.

Apa Itu Hipertensi?

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi ketika tekanan darah di dalam arteri meningkat secara persisten di atas batas normal. Tekanan darah normal berkisar di angka 120/80 mmHg. Seseorang dikatakan menderita hipertensi jika tekanan darahnya mencapai 140/90 mmHg atau lebih.

Klasifikasi Tekanan Darah

Berikut klasifikasi tekanan darah menurut standar medis terbaru:

Klasifikasi Tekanan DarahTekanan SistolikTekanan Diastolik
Normal<120 mmHg<80 mmHg
Pra-hipertensi120-129 mmHg<80 mmHg
Hipertensi tahap 1130-139 mmHg80–89 mmHg
Hipertensi tahap 2≥140 mmHg≥90 mmHg

Tanda-Tanda Hipertensi yang Sering Diabaik...

Demam Berdarah Dengue (DBD): Tantangan Kesehatan Saat Musim Hujan

Raihani Naswah Nurvan (Promosi Kesehatan)

2026-05-18

55

Demam Berdarah Dengue (DBD): Tantangan Kesehatan Saat Musim Hujan

Demam dengue merupakan penyakit infeksi virus yang disebabkan oleh virus dengue (DENV) dan ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi. Sekitar setengah populasi dunia berisiko tertular dengue, dengan perkiraan 100–400 juta kasus terjadi setiap tahun, terutama di wilayah tropis dan subtropis.

Di Indonesia, Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama saat musim penghujan. Curah hujan yang tinggi, kelembapan udara, serta banyaknya genangan air menciptakan kondisi ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Selain itu, pengelolaan sampah dan sanitasi lingkungan yang belum optimal turut meningkatkan risiko penularan dengue.

Kondisi ini perlu diwaspadai karena dengue dapat berkembang menjadi kondisi berat yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius hingga kematian apabila tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Apa Itu Demam Berdarah Dengue (DBD)?

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk sebagai perantara antar manusia.

Tidak semua individu yang terinfeksi virus dengue akan mengalami DBD. Manifestasi infeksi dengue dapat sangat beragam, mulai dari:

  • Infeksi tanpa gejala (asimtomatik),
  • Demam ringan yang tidak spesifik,
  • Demam dengue (dengue fever),
  • Demam berdarah dengue (dengue hemorrhagic fever/dhf), hingga
  • Sindrom syok dengue (dengue shock syndrome/dss) yang berpotensi fatal.

Gejala Demam Berdarah Dengue yang Perlu Diwaspadai

Sebagian besar penderita dengue mengalami keluhan ringan atau bahkan tanpa gejala. Namun, apabila gejala muncul, tanda-tanda klinis biasanya timbul sekitar 4–10 hari setelah infeksi dan dapat berlangsung selama 2–7 hari.

Gejala DBD pada anak sering kali sulit dikenali sejak awal karena mirip dengan infeksi virus lainnya. Untuk memahami tanda-tanda yang perlu diw...

Informasi Pasien dan Pengunjung

Ayo Terhubung Dengan Kami,

RSUI Logo

Jl. Prof. DR. Bahder Djohan, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat 16424

© Copyright 2025 | Rumah Sakit Universitas Indonesia. All Rights Reserved