(021) 50829292 (IGD) (021) 50829282 Pencarian

Ejakulasi Dini: Bagaimana Memperbaiki Hubungan Suami Istri?

Kenikmatan dari berhubungan intim dapat dipengaruhi berbagai faktor. Salah satu yang dapat dianggap mengganggu oleh banyak pasangan dapat berupa ejakulasi dini. Tahukah Anda apa maksud dari ejakulasi dini? Istilah ini digunakan untuk menjelaskan kondisi ketika seorang pria tidak dapat mengontrol proses ejakulasi atau berejakulasi lebih cepat daripada yang diharapkan. Berdasarkan The International Society for Sexual Medicine, dikatakan “dini” apabila ejakulasi terjadi dalam waktu kurang dari 3 menit sejak penetrasi vagina serta memiliki efek psikologis pada pasien seperti rasa frustrasi atau menghindari melakukan hubungan seksual. Kondisi ini umum ditemukan, dengan beberapa studi menemukan 30 sampai 75 persen populasi menderita ejakulasi dini. Nah, kira-kira apa yang dapat dilakukan bila Anda memiliki ejakulasi dini?

Sebelum itu, kita perlu mengetahui apa saja penyebab ejakulasi dini. Apakah karena penyakit? Atau semua itu hanya karena pikiran kita? Walaupun memang belum diketahui sepenuhnya tentang seluk beluk penyebab dan mekanismenya secara jelas, jawabannya adalah dipengaruhi gabungan dari kedua faktor tersebut, yakni faktor biologis dan faktor psikologis. Faktor biologis mencakup beragam kondisi dalam tubuh, seperti masalah ketidakseimbangan hormon, masalah persarafan, infeksi atau radang di saluran dalam penis, faktor genetik, disfungsi ereksi, diabetes, hingga masalah gaya hidup seperti kebiasaan minum alkohol, penggunaan obat-obatan terlarang, ataupun pola tidur yang tidak sehat.

Faktor psikologis juga berperan besar, mulai dari depresi, kecemasan ataupun ekspektasi yang tidak realistis mengenai performa dalam hubungan intim, stres, rasa bersalah, kurang percaya diri, permasalahan dalam hubungan asmara, hingga ketakutan atau kebencian terhadap jenis kelamin pasangan, serta banyak lagi beragam kondisi psikologis lainnya. Walau peran utama yang lebih besar seringkali disebabkan oleh komponen psikologis dari orang itu sendiri, tetapi pada hakikatnya Kedua faktor tersebut turut andil dalam terjadinya ejakulasi dini pada seseorang. Nah, setelah tahu beberapa hal yang bisa menyebabkan ejakulasi dini, apa yang harus dilakukan?

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi ejakulasi dini, seperti terapi perilaku sampai pengobatan, dan kombinasinya. Solusi yang dapat dicoba oleh Anda sendiri adalah dengan menggunakan kondom yang lebih tebal atau produk yang mengandung obat anestesi lokal seperti benzokain. Walaupun demikian, zat anestesi dapat mengurangi sensasi pasangan Anda selama berhubungan. Anda dapat pula melakukan konseling psikoseksual dan terapi perilaku dengan seorang terapis yang akan memberikan nasihat terkait dengan hubungan Anda. Selain itu, obat-obatan juga dapat membantu kondisi ejakulasi dini jika memang diperlukan. Anda tidak perlu khawatir jika ejakulasi dini terjadi satu-dua kali. Namun, jika terjadi terlalu sering sehingga mengganggu hubungan Anda, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter.

Jangan ragu untuk bertanya dan berkonsultasi dengan dokter Urologi di RSUI bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut megenai ejakulasi dini. Sebelumnya, juga dapat buat janji dengan dokter melalui website atau nomor telepon RSUI, sehingga tidak perlu menunggu lama saat sesampainya di rumah sakit.

Referensi: 

  1. Crowdis M, Leslie SW, Nazir S. Premature Ejaculation. Treasure Island: StatPearls Publishing; 2023 Jan [Updated 2023 Feb 7]. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK546701/
  2. National Health Service. Ejaculation problems [Internet]. Leeds: England; 2023 February [cited 2023 Feb 10]. Available from: https://www.nhs.uk/conditions/ejaculation-problems/