
dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, FICS
2024-05-28
4034
Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menjadi masalah kesehatan yang umum, terutama pada wanita. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat membantu wanita menjaga kesehatan saluran kemih mereka:

dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, FICS
2024-05-27
1956
Pembesaran prostat jinak (PPJ), juga dikenal sebagai benign prostate hyperplasia (BPH), adalah kondisi umum yang dialami oleh banyak pria di seluruh dunia, terutama mereka yang berusia di atas 50 tahun. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi fakta dan mitos seputar pembesaran prostat jinak.
Fakta Pertama, PPJ adalah kondisi umum dan seiring bertambahnya usia, ukuran prostat cenderung meningkat. Ini adalah proses alami dan bukan tanda kanker. Meskipun begitu, pembesaran prostat dapat menyebabkan gejala yang mengganggu seperti sering buang air kecil, kesulitan memulai atau menghentikan aliran urin, dan perasaan tidak nyaman di area panggul.
Mitos Pertama yang perlu dipecahkan adalah bahwa PPJ tidak ada hubungannya dengan kanker prostat. Meskipun keduanya dapat menyebabkan masalah pada kelenjar prostat, mereka memiliki penyebab dan karakteristik yang berbeda. PPJ adalah pertumbuhan jaringan non-kanker (jinak), sementara kanker prostat melibatkan pertumbuhan sel kanker yang bersifat ganas. Untuk mengetahui perbedaan antara keduanya, silakan klik tautan berikut ini.
Fakta Kedua, faktor usia memainkan peran utama dalam pembesaran prostat jinak. Seiring bertambahnya usia, risiko mengalami PPJ meningkat secara signifikan. Namun, tidak semua pria akan mengalami gejala yang sama, dan beberapa mungkin bahkan tidak menyadari adanya pembesaran prostat hingga me...

dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, FICS
2024-05-27
1553
Pembesaran prostat jinak (PPJ), atau yang dikenal sebagai benign prostatic hyperplasia (BPH), dapat memengaruhi kualitas hidup pria. Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) memahami pentingnya memberikan layanan tatalaksana komprehensif untuk menangani kondisi ini. Berikut adalah gambaran singkat mengenai layanan tersebut.
Pelayanan Komprehensif
RSUI menawarkan pendekatan holistik dalam tatalaksana pembesaran prostat jinak. Pelayanan ini mencakup diagnosis, pengobatan, dan tindak lanjut pascapengobatan. Pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan awal untuk menentukan tingkat keparahan PPJ dan menyesuaikan rencana pengobatan sesuai kebutuhan individu.
Tim Profesional dan Peralatan Canggih
Tim medis RSUI terdiri dari berbagai spesialis (urologi, jantung, dan penyakit dalam) dan perawat yang berpengalaman dalam penanganan PPJ. Peralatan canggih seperti sistoskopi, dan bipolar enucleation and resection dapat digunakan untuk terapi. Proses tatalaksana dilakukan dengan presisi tinggi untuk meminimalkan risiko dan memastikan hasil yang optimal.
Keunggulan Layanan

dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, FICS
2024-05-28
4034
Infeksi saluran kemih (ISK) dapat menjadi masalah kesehatan yang umum, terutama pada wanita. Oleh karena itu, penting untuk mengadopsi kebiasaan sehari-hari yang dapat membantu mencegah terjadinya infeksi saluran kemih. Berikut adalah beberapa tips dan trik yang dapat membantu wanita menjaga kesehatan saluran kemih mereka:

dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, FICS
2024-05-27
1956
Pembesaran prostat jinak (PPJ), juga dikenal sebagai benign prostate hyperplasia (BPH), adalah kondisi umum yang dialami oleh banyak pria di seluruh dunia, terutama mereka yang berusia di atas 50 tahun. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi fakta dan mitos seputar pembesaran prostat jinak.
Fakta Pertama, PPJ adalah kondisi umum dan seiring bertambahnya usia, ukuran prostat cenderung meningkat. Ini adalah proses alami dan bukan tanda kanker. Meskipun begitu, pembesaran prostat dapat menyebabkan gejala yang mengganggu seperti sering buang air kecil, kesulitan memulai atau menghentikan aliran urin, dan perasaan tidak nyaman di area panggul.
Mitos Pertama yang perlu dipecahkan adalah bahwa PPJ tidak ada hubungannya dengan kanker prostat. Meskipun keduanya dapat menyebabkan masalah pada kelenjar prostat, mereka memiliki penyebab dan karakteristik yang berbeda. PPJ adalah pertumbuhan jaringan non-kanker (jinak), sementara kanker prostat melibatkan pertumbuhan sel kanker yang bersifat ganas. Untuk mengetahui perbedaan antara keduanya, silakan klik tautan berikut ini.
Fakta Kedua, faktor usia memainkan peran utama dalam pembesaran prostat jinak. Seiring bertambahnya usia, risiko mengalami PPJ meningkat secara signifikan. Namun, tidak semua pria akan mengalami gejala yang sama, dan beberapa mungkin bahkan tidak menyadari adanya pembesaran prostat hingga me...

dr. Dyandra Parikesit, BMedSc, SpU, FICS
2024-05-27
1553
Pembesaran prostat jinak (PPJ), atau yang dikenal sebagai benign prostatic hyperplasia (BPH), dapat memengaruhi kualitas hidup pria. Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) memahami pentingnya memberikan layanan tatalaksana komprehensif untuk menangani kondisi ini. Berikut adalah gambaran singkat mengenai layanan tersebut.
Pelayanan Komprehensif
RSUI menawarkan pendekatan holistik dalam tatalaksana pembesaran prostat jinak. Pelayanan ini mencakup diagnosis, pengobatan, dan tindak lanjut pascapengobatan. Pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan awal untuk menentukan tingkat keparahan PPJ dan menyesuaikan rencana pengobatan sesuai kebutuhan individu.
Tim Profesional dan Peralatan Canggih
Tim medis RSUI terdiri dari berbagai spesialis (urologi, jantung, dan penyakit dalam) dan perawat yang berpengalaman dalam penanganan PPJ. Peralatan canggih seperti sistoskopi, dan bipolar enucleation and resection dapat digunakan untuk terapi. Proses tatalaksana dilakukan dengan presisi tinggi untuk meminimalkan risiko dan memastikan hasil yang optimal.
Keunggulan Layanan
Tentang Kami
Informasi Pasien dan Pengunjung
© Copyright 2025 | Rumah Sakit Universitas Indonesia. All Rights Reserved