Artikel Kesehatan

Latihan Gerakan bagi Penderita Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Ns. Fatihatul Aghnia, S.Kep

2023-11-06

40804

Latihan Gerakan bagi Penderita Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Apakah Anda pernah mengalami kesemutan, mati rasa, nyeri, atau sensasi seperti terkena aliran listrik di telapak tangan? Mungkin Anda mengalami sindrom terowongan karpal atau carpal tunnel syndrome (CTS). CTS merupakan kondisi yang terjadi akibat terjadinya jepitan saraf di pergelangan tangan. Gejala khas dari CTS adalah adanya rasa nyeri, mati rasa, kebas, dan kesemutan terutama di ibu jari, jari tengah, telunjuk, dan sebagian jari manis. Keluhan memberat pada malam hari atau saat melakukan aktivitas tertentu yang menggerakkan pergelangan tangan. 

Kasus CTS dengan derajat ringan-sedang, tatalaksana konservatif menjadi pilihan utama, antara lain dengan penggunaan bidai (splint), obat-obatan, serta latihan peregangan. Latihan peregangan merupakan salah satu metode yang mudah dilakukan dan bertujuan untuk mencegah serta mengurangi gejala CTS. Beberapa latihan yang dapat dilakukan meliputi wrist extension stretch, medial nerve glides, dan tendon glides. Berikut ini merupakan beberapa latihan yang dapat dilakukan oleh penderita CTS. 

A. Wrist extension stretch

Mengenal Pendarahan Pada Otak

dr. Sri Wahyuni

2023-11-06

20821

Mengenal Pendarahan Pada Otak

Otak merupakan organ tubuh yang sangat penting dan otak diperdarahi oleh banyak pembuluh darah. Pembuluh darah tersebut berisi sel darah merah yang berfungsi untuk mengantarkan nutrisi dan oksigen ke otak. Perdarahan otak adalah kondisi pendarahan lokal di jaringan otak yang disebabkan oleh pecahnya arteri atau pembuluh darah otak. Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan otak sekitarnya mati atau bengkak yang dapat mengakibatkan kematian.

Apa saja yang menyebabkan perdarahan otak?

Salah satu penyebab perdarahan otak adalah stroke hemoragik, yaitu kondisi pecahnya pembuluh darah di otak. Hal tersebut mengganggu aliran darah ke bagian otak sehingga otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Kondisi demikian menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak tidak dapat berfungsi dengan baik. Stroke hemoragik dapat disebabkan oleh:

  1. Hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi merupakan kondisi yang paling sering menyebabkan perdarahan otak. Tekanan aliran darah yang sangat tinggi dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah. 
  2. Aneurisma. Aneurisma adalah melemahnya dinding pembuluh darah yang dapat membengkak dan dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah.
Waspada Stroke di Usia Muda

dr. Nurul Fadli, Sp.N

2023-11-03

22059

Waspada Stroke di Usia Muda

Stroke merupakan gangguan fungsional otak, saraf tulang belakang atau retina mata akibat adanya masalah di pembuluh darah dan terjadi secara mendadak dengan tanda dan gejala berlangsung lebih dari 24 jam serta dapat menyebabkan kematian. Berdasarkan penyebabnya, stroke  dibedakan menjadi 2 yaitu,  stroke  iskemik terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah) dan  stroke  hemoragik (terjadi akibat pecahnya pembuluh darah). Stroke menjadi penyebab kematian nomor 1 di dunia juga di Indonesia setiap tahunnya. 

Stroke di Usia Muda

Dahulu stroke  identik dengan  penyakit orang tua. Namun saat ini terdapat pola pergeseran epidemiologi stroke  ke arah usia produktif,  bahkan dapat menyerang anak dan remaja. Selama satu dekade terakhir, terdapat peningkatan jumlah kasus stroke  usia muda sebesar 67%.  Stroke  di usia muda memiliki dampak yang luas baik secara ekonomi maupun  sosial, yang akan membutuhkan perawatan medis lebih lama dan berbiaya besar. Data dari BPJS Kesehatan pada tahun 2018 menunjukkan stroke  menghabiskan dana sebesar 2,56 triliun  rupiah.