
Promosi Kesehatan (Alexandra Tasha Devana Calista Rasyid Putri)
2026-01-22
1459
Masa kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh ibu, mulai dari peningkatan berat badan, perubahan hormon, hingga risiko masalah kesehatan seperti anemia, hipertensi, dan kelelahan berlebih. Sayangnya, masih banyak ibu hamil yang baru memeriksakan kehamilannya saat keluhan sudah muncul atau mendekati waktu persalinan.
Di sisi lain, anggapan bahwa ibu hamil harus membatasi gerak dan lebih banyak beristirahat juga membuat aktivitas fisik sering dihindari karena dianggap berisiko. Padahal, kurangnya pemantauan kehamilan dan minimnya aktivitas fisik justru dapat meningkatkan risiko komplikasi yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini melalui perawatan prenatal yang teratur dan pola hidup aktif yang aman.
Prenatal adalah rangkaian pemantauan kesehatan ibu dan pertumbuhan janin sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan. Perawatan prenatal bertujuan menjaga kondisi ibu dan janin tetap optimal sekaligus mendeteksi secara dini adanya gangguan atau faktor risiko kehamilan.
Perawatan prenatal dibagi berdasarkan trimester kehamilan, yaitu:
Dengan pemeriksaan prenatal yang rutin, berbagai masalah kehamilan dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara te...

Promosi Kesehatan (Aghitsna Nur Rohmah)
2026-01-22
291
Duduk terlalu lama sudah jadi kebiasaan banyak orang, terutama pekerja kantoran, pelajar, dan pengguna komputer. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, salah satunya nyeri punggung bawah (low back pain/LBP).
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) melaporkan bahwa nyeri punggung bawah merupakan gangguan muskuloskeletal paling umum di dunia dan dialami oleh lebih dari 570 juta orang secara global. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI mencatat prevalensi low back pain mencapai sekitar 18% dari populasi. Angka ini menunjukkan bahwa nyeri punggung bawah bukan sekadar pegal biasa, melainkan masalah kesehatan yang perlu Diwaspadai.
Nyeri punggung bawah adalah rasa nyeri atau tidak nyaman yang muncul di area punggung bagian bawah, yaitu di antara tulang rusuk terbawah hingga lipatan bokong. Kondisi ini dapat bersifat akut (kurang dari 6 minggu) maupun kronis (lebih dari 3 bulan).
Salah satu pemicu utama LBP adalah kebiasaan duduk terlalu lama, terutama dengan posisi tubuh yang tidak ergonomis dan minim aktivitas fisik.
Beberapa keluhan yang sering muncul pada penderita nyeri punggung bawah antara lain:
Jika keluhan berlangsung lama atau semakin berat, kondisi ini perlu mendapat evaluasi medis.
Duduk dalam waktu lama dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan otot punggung. Beberapa faktor yang berperan dalam munculnya LBP antara lain:

Promosi Kesehatan (Alexandra Tasha Devana Calista Rasyid Putri)
2026-01-19
281
Selama kehamilan, mayoritas ibu hamil membatasi aktivitas fisik karena kekhawatiran akan membahayakan janin. Padahal, aktivitas fisik yang tepat dan terarah berperan penting dalam menjaga kebugaran ibu, mengurangi keluhan kehamilan, serta mendukung kesehatan mental. Salah satu bentuk aktivitas yang direkomendasikan adalah yoga prenatal, yaitu latihan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan fisik dan emosional ibu hamil sesuai usia kehamilan.
Yoga prenatal merupakan aktivitas fisik ringan yang dirancang khusus untuk ibu hamil dengan menyesuaikan perubahan tubuh dan kondisi kehamilan. Latihan ini mengombinasikan gerakan tubuh lembut, teknik pernapasan, serta relaksasi yang bertujuan menjaga kebugaran ibu tanpa membebani janin. Yoga prenatal umumnya dapat dilakukan sejak trimester kedua dengan penyesuaian intensitas dan posisi sesuai usia kehamilan.
Yoga prenatal bukan cuma soal fleksibilitas, tapi juga investasi kesehatan jangka panjang selama kehamilan. Beberapa manfaatnya antara lain:

Promosi Kesehatan (Alexandra Tasha Devana Calista Rasyid Putri)
2026-01-22
1459
Masa kehamilan membawa banyak perubahan pada tubuh ibu, mulai dari peningkatan berat badan, perubahan hormon, hingga risiko masalah kesehatan seperti anemia, hipertensi, dan kelelahan berlebih. Sayangnya, masih banyak ibu hamil yang baru memeriksakan kehamilannya saat keluhan sudah muncul atau mendekati waktu persalinan.
Di sisi lain, anggapan bahwa ibu hamil harus membatasi gerak dan lebih banyak beristirahat juga membuat aktivitas fisik sering dihindari karena dianggap berisiko. Padahal, kurangnya pemantauan kehamilan dan minimnya aktivitas fisik justru dapat meningkatkan risiko komplikasi yang sebenarnya bisa dicegah sejak dini melalui perawatan prenatal yang teratur dan pola hidup aktif yang aman.
Prenatal adalah rangkaian pemantauan kesehatan ibu dan pertumbuhan janin sejak awal kehamilan hingga menjelang persalinan. Perawatan prenatal bertujuan menjaga kondisi ibu dan janin tetap optimal sekaligus mendeteksi secara dini adanya gangguan atau faktor risiko kehamilan.
Perawatan prenatal dibagi berdasarkan trimester kehamilan, yaitu:
Dengan pemeriksaan prenatal yang rutin, berbagai masalah kehamilan dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara te...

Promosi Kesehatan (Aghitsna Nur Rohmah)
2026-01-22
291
Duduk terlalu lama sudah jadi kebiasaan banyak orang, terutama pekerja kantoran, pelajar, dan pengguna komputer. Tanpa disadari, kebiasaan ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, salah satunya nyeri punggung bawah (low back pain/LBP).
Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) melaporkan bahwa nyeri punggung bawah merupakan gangguan muskuloskeletal paling umum di dunia dan dialami oleh lebih dari 570 juta orang secara global. Di Indonesia, Kementerian Kesehatan RI mencatat prevalensi low back pain mencapai sekitar 18% dari populasi. Angka ini menunjukkan bahwa nyeri punggung bawah bukan sekadar pegal biasa, melainkan masalah kesehatan yang perlu Diwaspadai.
Nyeri punggung bawah adalah rasa nyeri atau tidak nyaman yang muncul di area punggung bagian bawah, yaitu di antara tulang rusuk terbawah hingga lipatan bokong. Kondisi ini dapat bersifat akut (kurang dari 6 minggu) maupun kronis (lebih dari 3 bulan).
Salah satu pemicu utama LBP adalah kebiasaan duduk terlalu lama, terutama dengan posisi tubuh yang tidak ergonomis dan minim aktivitas fisik.
Beberapa keluhan yang sering muncul pada penderita nyeri punggung bawah antara lain:
Jika keluhan berlangsung lama atau semakin berat, kondisi ini perlu mendapat evaluasi medis.
Duduk dalam waktu lama dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang dan otot punggung. Beberapa faktor yang berperan dalam munculnya LBP antara lain:

Promosi Kesehatan (Alexandra Tasha Devana Calista Rasyid Putri)
2026-01-19
281
Selama kehamilan, mayoritas ibu hamil membatasi aktivitas fisik karena kekhawatiran akan membahayakan janin. Padahal, aktivitas fisik yang tepat dan terarah berperan penting dalam menjaga kebugaran ibu, mengurangi keluhan kehamilan, serta mendukung kesehatan mental. Salah satu bentuk aktivitas yang direkomendasikan adalah yoga prenatal, yaitu latihan yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan fisik dan emosional ibu hamil sesuai usia kehamilan.
Yoga prenatal merupakan aktivitas fisik ringan yang dirancang khusus untuk ibu hamil dengan menyesuaikan perubahan tubuh dan kondisi kehamilan. Latihan ini mengombinasikan gerakan tubuh lembut, teknik pernapasan, serta relaksasi yang bertujuan menjaga kebugaran ibu tanpa membebani janin. Yoga prenatal umumnya dapat dilakukan sejak trimester kedua dengan penyesuaian intensitas dan posisi sesuai usia kehamilan.
Yoga prenatal bukan cuma soal fleksibilitas, tapi juga investasi kesehatan jangka panjang selama kehamilan. Beberapa manfaatnya antara lain:
Tentang Kami
Informasi Pasien dan Pengunjung
© Copyright 2025 | Rumah Sakit Universitas Indonesia. All Rights Reserved